Tugas 5 E-Commerce dan Multi Level Marketing
5 Perusahaan yang
telah menerapkan E-commerce dan masing masing penjelasan tentang kekuatan,
kelemahan dan peluang ancaman yang di hadapti persusahaan tersebut.
1. Gramedia
Online / PT Kompas Gramedia
Kompas
Gramedia,
disingkat KG, adalah perusahaan Indonesia
yang bergerak di bidang media massa yang didirikan pada tanggal 17 Agustus 1963, berawal dari
terbitnya Majalah Intisari, Oleh P.K. Ojong dan Jakob Oetama.
Kehadiran Kompas Gramedia tidak terlepas dari sejarah panjang demi mencapai
cita-cita mulia dalam rangka mencerdaskan bangsa.
Pada tahun 80-an perusahaan ini
mulai berkembang pesat, terutama dalam bidang komunikasi.
Saat ini, Kompas Gramedia memiliki beberapa anak perusahaan/bisnis unit yang
bervariatif dari media massa cetak maupun daring, toko buku, percetakan,
penerbitan, radio, hotel, lembaga pendidikan, bentara budaya, penyelenggara
acara, stasiun televisi, hingga universitas.
Pada tahun 2005, perusahaan ini
mempekerjakan sekitar 22.000 karyawan yang tersebar di seluruh Indonesia.
Kekuatan: Kekuatan meliputi kemampuan internal,
sumber daya, dan faktor situasional positif yang dapat membantu perusahaan
melayani pelanggannya dan mencapai tujuannya (Kotler & Armstrong, 2008:64).
Kekuatan Gramedia yang pertama terletak pada kelengkapan produk yang tersedia,
dengan menyediakan produk yang beragam dan berkualitas maka Gramedia dapat
memenuhi kebutuhan para konsumen. Sehingga diharapkan kebutuhan konsumen yang
beragam dapat terpenuhi ketika mereka berbelanja di Gramedia. Selanjutnya yang
menjadi kekuatan utama bagi Gramedia adalah citra merek dan reputasi yang
sangat baik, menurut Damanik (2010) hal ini dibuktikan dengan gelar Top Brand
Award 2010 yang berhasil dipertahankan oleh Gramedia Bookstore.
Acara yang
diselenggarakan oleh Majalah Marketing dan Frontier Consulting Group tersebut
menobatkan Gramedia Bookstore sebagai toko buku paling dikenal oleh publik,
dengan Top Brand Index (TBI) sebesar 78,1. Berdasarkan index tersebut, merek
Gramedia memang begitu lekat di hati masyarakat sehingga sekitar 78,1% dari
2.400 responden di enam kota besar di Indonesia memilih Gramedia sebagai merek
paling top. Merek Gramedia menempati top of mind di masyarakat, memiliki market
share yang tinggi, dan memiliki pelanggan dengan tingkat loyalitas yang tinggi.
Kelemahan : Pelayanan operasional online Gramedia
yang hanya terbatas pada hari Senin – Jumat, pukul 08.00 – 17.00 WIB saja.
Sehingga pada malam hari dan weekend, situs onlineGramedia tersebut tidak
beroperasi. Kondisi tersebut akan menyulitkan konsumen yang ingin melakukan
transaksi pada malam hari atau pada hari Sabtu atau Minggu, misalnya seperti
orang-orang yang sibuk dan tidak memiliki cukup waktu untuk bertransaksi pada jam
kerja.
Peluang : Dalam era globalisasi sekarang ini,
internet telah menjadi bagian dari setiap kehidupan masyarakat, penggunaan
internet secara positif mampu memberikan banyak manfaat kepada penggunanya.
Banyak informasi yang didapat dari internet, bahkan internet juga telah
dijadikan media bisnis seperti penjualan barang secaraonline, dan juga media
pembelajaran. Hal tersebut yang kemudian menciptakan suatu produk yang disebut
e-book atau electronic book, yaitu buku yang berupasoft copy dan umumnya berupa
file PDF. E-book juga disebut paperless book, karena penggunaannya harus
melalui media ekektronik seperti computer, laptop, atau notepad. Bisa dikatakan
bahwa saat ini sudah banyak masyarakat yang menggunakan e-book sebagai bahan
bacaan mereka. Gramedia Bookstore dalam situasi ini berpeluang untuk turut
menyediakan e-book bagi konsumennya, hal tersebut akan menjadi hal baru bagi
Gramedia Bookstore, sehingga tidak hanya menyediakan buku dalam bentuk hard
copy, namun juga menyediakan e-book.
Ancaman : Penjualan buku melalui media internet
kini juga telah marak di masyarakat. Meskipun Gramedia Bookstore juga memiliki
situs online, namun keberadaan situs penjualan buku online lainnya juga dapat
menjadi ancaman bagi Gramedia Bookstore, seperti contohnya Amazon, Ebay,
Kaskus, dll. Dalam hal ini Gramedia Bookstore harus memiliki cara tertentu agar
konsumen lebih memilih untuk berbelanja di situs online Gramedia daripada situs
lainnya, misalnya seperti prosedur pembelian dan pembayaran yang mudah.
Situs penjualan buku online yang telah disebutkan
di atas tidak hanya menjual buku namun e-book, sedangkan untuk saat ini
Gramedia Bookstore belum menyediakan produk berupa e-book. Tentu saja kondisi
tersebut menjadi ancaman bagi Gramedia Bookstore. Pihak manajemen perlu
menerapkan strategi yang baik dalam menyiasati setiap ancaman yang ada agar
tidak timbul kerugian.
2. PT Global Digital Niaga (blibli.com )
Blibli.com adalah salah satu E-commerce di
Indonesia dengan konsep belanja online ala mall. Dengan konsep tersebut blibli
mengharapkan masyarakat Indonesia yang terbiasa belanja di mall bisa menemukan
barang yang mereka cari dengan mudah dan menyenangkan dimanapun dan kapanpun. Blibli adalah produk pertama PT Global Digital Niaga yang merupakan anak perusahaan Djarum dibidang
digital yang didirikan pada tahun 2010. Blibli bekerja sama dengan teknologi
provider kelas dunia, mitra logistik, banking partner serta merchant partner
dengan standar tertentu untuk menciptakan sistem back-end yang bisa memenuhi
kebutuhan pengguna blibli. Saat ini Djarum Group melalui Global Digital Prima Ventures (GDP) misalnya, membentuk inkubator bernama Merah Putih Inc, sebuah inkubator start-up lokal berbasis komunitas dan
memberikan bantuan modal bagi start-up lokal yang inovatif. Kantor pusat Blibli
bermarkas di Jakarta Barat dengan biaya infrastruktur seperti server dan
jaringan hampir mencapai Rp 100 miliar.
Kekuatan : Dalam penggunaan jasa jual beli online
pastilah terdapat kelebihan dan kekurangannya, berikut adalah kelebihan dan
kekurangan jual beli online melalui blibli.com:
Tak sekadar berjualan, situs ini menawarkan jasa
informasi bisnis, interaksi pengguna, hingga iklan.
Situs Online Shopping ini, telah memakai sistem
keamanan yang sudah mendapat sertifikasi dari VeriSign (merupakan sistem
standar keamanan transaksi online di dunia, serta mitra perbankan yang terpercaya
diseluruh dunia).
Situs Blibli.com ini memposisikan dirinya sebagai
social e-commerce, yang mengusung tagline “assisting customer assisting
customer”, Yang artinya adalah Situs
Blibli.com membantu si pelanggan agar pelanggan tersebut dapat membantu
pelanggan lainnya.
Situs Blibli.com ingin menempatkan dirinya sebagai
sahabat bagi para pelanggan yang memberikan saran-saran terbaik dari para
member yang dianggap oleh Situs Blibli.com ini dengan sebutan “friends”.
Sebagai online mall, Blibli.com juga mencoba
menawarkan berbagai kemudahan bagi
para pelanggan.
Dalam proses pembelian dan pembayaran, pelanggan
juga selalu diberi kesempatan untuk mengonfirmasi kembali keputusannya untuk
membeli. Kemudian ketika barang sedang kosong atau habis (out of stock), akan
ada informasi kapan stok barang datang lagi. Dengan demikian pelanggan tidak
putus asa dan berpindah ke “toko sebelah”.
Kelemahan :
Untuk metode pembayarannya, blibli.com hanya menerima kartu kredit dari
dua bank, yakni Bank Central Asia dan Bank Mandiri.
Peluang :
e-commerce tumbuh dan berkembang dibanyak belahan dunia. Asia dan
Pasifik juga sepertiga dari negara-negara berkembang sudah banyak yang
menggunakan internet. Jumlah pengguna internet juga terus tumbuh. Sebagian besar
pertumbuhan ini berasal dari Asia, Amerika latin dan belahan Eropa. Oleh karena
itu e-commerce sangat menguntungkan toko-toko online yang sudah menjamur di
Indonesia ini, contohnya blibli.com.
Ancaman : Rendahnya hambatan masuk antar
negara-negara akan menyebabkan banyak pesaing-pesaing di perusahaan internet.
Banyak muncul perusahaan-perusahaan internet didunia ketiga (negara berkembang)
akan menyebabkan banyak menimbulkan pesaing-pesaing. Pesing terbesar yang ada
di dunia internet adalah Wall mart yang merupakan perintel terbesar di dunia.
Tokobagus sendiri merupakan pesaing bagi
blibli.com, Tokobagus ini merupakan sebuah situs dimana perusahaan dan
perorangan dapat menjual dan membeli produk maupun jasa. Tokobagus juga
merupakan search engine friendly, yang berarti tidak hanya pengunjung dari Tokobagus yang akan menemukan
iklan anda tetapi juga orang-orang yang mencari produk atau jasa dengan
menggunakan search engine seperti Google juga akan menemukan iklan-iklan anda.
Karena strategi yang kuat dan media publikasi yang besar kini Tokobagus telah
mempunyai lebih dari 100.000 pengunjung setiap hari.
3. PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk
(www.alfaonline.com )
Alfamart (IDX: AMRT)
adalah jaringan toko swalayan yang memiliki banyak cabang
di Indonesia.
Gerai ini umumnya menjual berbagai produk makanan, minuman dan
barang kebutuhan hidup lainnya. Lebih dari 200 produk makanan dan barang
kebutuhan hidup lainnya tersedia dengan harga bersaing, memenuhi kebutuhan
konsumen sehari-hari.
Dengan trademark Alfa, yang kini sahamnya dimiliki oleh
PT. Sumber Alfaria Trijaya. Saat ini Alfamart sudah memiliki lebih dari 1000
gerai di Indonesia.
Pada tanggal 27 Juni 1999, PT. Alfa Mitramart
Utama didirikan oleh PT. Alfa Retailindo, Tbk dan PT. Lancar Distrindo. Toko
pertamanya dengan nama Alfa
Minimart didirikan pada tanggal 18 Oktober 1999 di Jl. Beringin
Raya, Karawaci, Tangerang.
Pada tanggal 1 Agustus 2002, kepemilikan PT. Alfa
Mitramart Utama beralih ke PT. Sumber Alfaria Trijaya yang sahamnya dimiliki
oleh HM Sampoerna (70%) dan PT. Sigmantara
Alfindo (30%).
Mulai tanggal 1 Januari 2003, Alfa Minimart
berubah menjadi Alfamart.
Pada bulan Januari 2009, PT. Sumber Alfaria Trijaya menggelar penawaran umum
saham perdana atau Initial Public
Offering (IPO).
Saat ini, kantor pusat Alfamart
serta gerai flagship-nya
di Jabodetabek berada di Jl. MH. Thamrin No. 9, Cikokol, Tangerang.
Kekuatan :
• Keanekaragaman produk
• SDM yang dimiliki
• Harga produk yang relatif terjangkau
• Kemudahan dalam sistem pembayaran melalui
fasilitas DOKU Wallet.
Kelemahan :
• Sangat minimnya sosialisasi (promosi)
• Kurang user-friendly bagi mereka yang tidak
terbiasa dengan teknologi
• Belum semua gerai alfamart yang sudah dapat
melayani pelanggan Alfaonline.
• Masih sedikitnya armada-armada maupun pegawai untuk
melayani pengantaran barang.
Peluang :
• Jangkauan pasar yang lebih luas
• Pengembangan model bisnis
• Peningkatan jumlah member
• Kerjasama dengan pihak ketiga (bank)
Ancaman :
• Adanya pesaing
• Harga yang lebih murah dari pesaing
• Pelayanan yang lebih memuaskan dari pesaing
4. PT. Sumitomo Indonesia (sukamart.com)
Sumitomo
Corporation (住友商事株式会社 Sumitomo Shōji Kabushiki-gaisha) adalah
salah satu perusahaan perdagangan dunia dan korporasi dengan berbagai bisnis.
Perusahaan ini didirikan tahun 1919 dan merupakan bagian dari
Grup Sumitomo.
Fokus utama Sumitomo Corp adalah
industri perusahaan dagang. Pada
tahun 2014, Sumitomo Corp mendapatkan penjualan sebesar AS$33,2 miliar dengan
total keuntungan AS$2,3 miliar. Pada
tahun yang sama, Sumitomo Corp menempati peringkat ke-263 dalam daftar Global 2000, sebuah daftar
perusahaan terbesar di dunia yang diperingkat oleh majalah bisnis Forbes,
dengan total nilai pasar (market value)
AS$16 miliar dan total aset sebesar AS$81,1 miliar.
Perusahaan ini terdaftar di
4 stock
exchanges Jepang (Tokyo, Osaka, Nagoya dan Fukuoka) dan bagian
dari indeks saham TOPIX dan Nikkei 225
Kekuatan : dengan menggunakan sukamart.com, anda
dapat menelusuri atau mencari barang yang diinginkan untuk dipesan. Anda dapat
dengan mudah menemukan produk yang dicari, dengan demikian dapat memberikan
kenyamanan berbelanja tersendiri kepada konsumen, dan dengan memberikan layanan
antar (kurir) serta pembayaran yang praktis.
Kelemahan : sukamart.com tidak bisa berjalan
sendiri dalam proses bisnisnya, terdapat key-partner dalam menjalankan bisnis
tidak kalah penting juga dalam memperhatikan factor-faktor lainnya yang ada
dalam bisnis canvas tersebut, jika ingin membuat E-commerce harus diperhatikan
dan dirancang sematang mungkin agar e-commerce yang dikembangkan dapat sesuai
dengan ketatapan yang telah di tentukan.
Peluang : sukamart.com mendapatkan peluang untuk
bisa mendapatkan pelangan yang lebih banyak dengan sistem online ini, serta
sekaligus dapat memberikan kepraktisan kepada konsumen saat berbelanja,
terutama kepada konsumen yang enggan mau keluar rumah dikarenakan kesibukan
atau faktor lainya.
Ancaman : Sukamart.com adalah e-commerce yang
relative baru di pasar dan belum banyak dikenal oleh masyarakat indonesia,
dengan di terapkannya E-commerce memberikan banyak keuntungan bagi sukamart.com
namun tidak hanya dari aspek keuntungan terdapat pula masalah serta menjadi
ancaman, seperti :Susahnya dalam mendapatkan kepercayaan dari konsumen,
konsumen relative berpikir kenapa harus membeli online, padahal barang yang
sama dapat di beli di supermarket terdekat, dengan masalah tersebut otomatis
memberikan dampak ancaman bagi kepercayaan konsumen terhadap perusahaan ini
5. PT.Telkom Indonesia
PT
Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk, biasa disebut Telkom Indonesia atau Telkom saja (IDX: TLKM, NYSE: TLK)
adalah perusahaan informasi dan komunikasi serta
penyedia jasa dan jaringan telekomunikasi secara
lengkap di Indonesia. Telkom mengklaim sebagai perusahaan telekomunikasi
terbesar di Indonesia, dengan jumlah pelanggan telepon tetap sebanyak 15 juta
dan pelanggan telepon seluler sebanyak 104 juta.
Telkom merupakan salah satu BUMN yang sahamnya
saat ini dimiliki oleh Pemerintah Indonesia (52,56%), dan
47,44% dimiliki oleh Publik, Bank of New York, dan Investor dalam Negeri. Telkom
juga menjadi pemegang saham mayoritas di 13 anak perusahaan, termasuk PT
Telekomunikasi Selular (Telkomsel).
Direktur Utama Telkom saat ini
adalah Alex Janangkih Sinaga, menggantikan Arief Yahya yang
telah menjadi Menteri Pariwisata di Kabinet Kerja Jokowi
Kekuatan : dapat memperluas jangkauan bisnis,
sehingga dapat menjangkau pelangan secara luas dan dalam hal bisnis juga dapat
mengurangi biaya tambahan seperti biaya untuk gedung dan pelayanan pelanggan,
sehingga perusahaan selalu dapat memberikan perhatian lebih kepada konsumen
seperti selalu dapat memberikan informasi yang real (nyata) kepada konsumen
Kelemahan: banyaknya kustomer yang belum berani
melakukan transaksi melalui internet dikarenakan belum percaya dengan keamanan
transaksi karena maraknya penipuan dunia maya yang terjadi.
Peluang : dengan menggunakan strategi E-commerce,
perusahaan akan mendapatkan peluang dalam mendapatkan kustomer, karena dengan
sistem ini beberapa orang atau kustomer yang sudah biasa dalam transaksi
internet akan merasa lebih praktis,
Ancaman : mungkin untuk para kustomer yang kurang
paham tentang transaksi internet, mereka akan selalu mengeluh karena mereka
dipaksa untuk bisa bertransaksi melalui internet, dengan demikian otomatis
pihak perusahaan mengeluarkan dana tambahan untuk pelayanan pelangan dan biaya
untuk gedung.
Komentar
Posting Komentar